Tips Tambahan Supaya Bisa Menulis Setiap Hari, Menyempurnakan tulisan @acehpungo dan @bookrak

 

Penulis itu adalah orang-orang berakal (meuakai atau poh akai?) tak ada ide menulis, mereka kadang menulis tentang menulis. Bagaimana menemukan ide dan bagaimana kegiatan mereka sehari-hari minimal. Anak-anak blogger Aceh di Gaminong Blogger pernah mengatai saya rajin sekali saya menulis, sehari ada satu postingan ke Steemit, padahal ya tidak juga, kalau lagi galau kadang tidak menulis sampai tiga hari.

 

Pagi ini saya membaca tulisan @acehpungo. Ulasannya tentang trik dia menulis itu mengagumkan, bagaimana bisa sebuah foto juga bisa menjadi tulisan yang panjang. Lalu beberapa jam setelahnya saya terkikih melihat @bookrak juga menulis judul postingan men-surah tulisan Bang Taufik Mubarak, yang meliterasi kita bagaimana kita mencari ide tulisan dengan membaca koran pagi, walaupun koran pagi itu sudah basi, karena biasanya Serambi Indonesia itu, adalah berita yang sudah terjadi di Aceh, kemarin. Sama juga dengan kita baca koran Kompas, yang menceritakan tentang Indonesia kemarin, setiap hari ininya.

Seno Gumirah Ajidarma pernah menyombongkan diri, dia angkuh dan berkata, kalian kasih saja aku satu kata, aku bisa membuat tulisan yang panjang tentang kata itu. Kalau kita kasih kata Kopi, mungkin beliau akan panjang lebar menjelaskan tentang sejarah ditemukannya kopi, perkembangan kopi di Asia, jenis kopi, warung mana saja menjual kopi, kopi yang berbuah pohon kopi jantan apa betina, siapa-siapa saja peminum kopi sampai dimana saja dia minum kopi setiap hari.

Pantesan si Tere Liye itu judul novelnya  kini singkat-singkat; Hujan, Pulang, Komet dan lain-lain. Dee juga judul novelnya singkat, Supernova, Partikel, Larung, Samam dan Filosofi Kopi –ini yang saya tahu dan ingat judulnya. Novel-novel menarik sekali loh untuk dibaca supaya kita lancar menulis, di novel kita menemukan kata baru, ide baru, teman baru untuk duduk dikamar kita, memenuhi rasa penasaran kita tentangnya di halaman-halaman berikutnya, merupakan pengalaman yang mengasikkan dan menyembuhkan kesepian, saat teman-teman bicara jauh maka novel lah menjadi teman dekat, disaat tidak ada orang yang mau mendekat.

Berarti Men, kalau kita mau menulis itu harus segala tahu, atau bagi penulis fiksi boleh segala sok tahu, supaya bisa menulis sengawur mungkin. Lalu untuk segala tahu mungkin boleh di tahap awal membaca koran, untuk tahu Aceh kemarin baca Serambi Indonesia untuk tahu Indonesia kemarin baca Kompas. Untuk tahu segala tentu saja perlu bacaan yang lebih kaya.

Ahmad Baedowi, Abangnya A. Fuadi, penulis novel Negeri Lima Menara, pernah berkata pada saya, malah menunjuk-nunjuk saya, dia berkata “menulis dan  membaca itu satu tarikan nafas” aku katakan padanya “bukankah menulis dan membaca itu dua sisi mata uang?” bukan dia  bilang, menulis itu satu tarikan nafas dengan membaca. Kami bertemu di Sukma Bangsa Pidie, dan aku baru tahu kemarin dia abangnya A.Fuadi, keren keluarga mereka, Ahmad Baedawi, kami panggil pak Bae, menulis non-fiksi, sedangkan adiknya menulis novel, lebih terkenal adiknya sih.

Untuk mengakhiri tulisan ini, ada empat hal yang harus kita perhatikan dalam membuat tulisan. Tak perlu empat-empatnya sih, minimal tiga saja ada, sudah memada (cukup) untuk kriteria tulisan kita bagus atau tidak. Yang pertama adalah tulisan kita harus informatif (Practical benefit) ada manfaat ilmu pengetahuan atau info bermanfaat yang pembaca dapatkan sesudah membaca tulisan kita. Yang kedua adalah intelektual benefit, yaitu kita akan bilang dalam hati, oh.. begini rupanya setelah kita membaca tulisan. Kemudian emotional benefit, tulisan yang baik bermain dengan emosi kita, makanya novel-novel kadang membuat orang menangis, tertawa sampai kecewa –kalau novelnya ternyata tak bagus, dan rugi uang kita habis beli. Yang terakhir adalah mencerahkan (spiritual benefit) tulisan kita menggugah orang, menjadikan pembaca lebih baik, dan bervaedah kepada para pemirsah yang bacah, itu ajah.. karena magrib hampir tibah… kita lanjutkan di lain kesempitan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *