Teungku Rangkang, Kisah Para peyelamat Generasi Islam dari buta Huruf Alquran

 

Sederhana, tapi penting. Akbar Rafsanjani mengambil tema Teungku Rangkang menjadi sebuah film. Ditengah gembar gembor para caleg yang  tidak diluluskan karena tak bisa baca quran dan banyak mahasiswa yang juga tidak bisa membaca kitab suci ini. Para tim juri Calon Legislatif mengatakan, kalau quran saja tak bisa baca, bagaimana dia mengamalkan isi Alquran dalam kepemimpinannya.

Akbar membandingkan antara pembaca Alquran metode Bagdadi dan metode Iqra’. Metode Bagdadi dipercaya merupakan metode pertama dibawa oleh orang Abbasiyah, ini disebut oleh  yang pusat kotanya di Bagdad, makanya disebut metode Bagdadi. Atau metode Aleh ba.

Tgk Akbar (yang pegang Mik)

Film ini diproduksi tahun 2014 di Pidie , setiap Kemukiman bahkan gampong ada satu tempat pengajian, tempat anak-anak Aceh belajar membaca Alquran. Bagi masyarakat Aceh, mengantar anak ke tempat ngaji  dengan mengantar sekarung (sinaleh) padi untuk Teungku dan saat itu belum ada iuran resmi untuk mengaji dan semua guru ngaji diangungkan oleh seluruh santrinya.

Problem generasi muda tak bisa membaca kitab suci tidak hanya terjadi di dunia Islam. Para rabi yahudi juga mengalami fenomena yang sama saat ini, yaitu generasi muda yahudi malas dan bahkan tak bisa membaca kitab taurat (torah) yang berbahasa ibrani. Parahnya lagi masalah kebahasaan ini di India, para generasi bahkan artis India masa kini, ada yang tak bisa lagi membaca huruf Hindi/urdu, mereka sudah diajarkan berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris sejak kecil sehingga bahasa ibunya terpinggirkan.

Kisah para penyelamat  ini diambil di dua lokasi, yang pertama di Balee (bangunan dari kayu dengan dinding terbuka, Pria bernama Tgk Hanifuddin, mengajari anak-anak usia SD dari huruf Hijaiyah, Quran kecil (qur’an ubeut) sampai membaca mushaf Alquran (Quran Rayek). Dulu merupakan kebanggaan tersendiri bagi kita, kalau sudah naik tingkat ke bisa membaca Quran Rayek.

Sedangkan metode Iqra yang ditemukan oleh KH As’ad Humam diajarkan di Masjid Alfalah Sigli. Anak-anak sehabis Asar mengaji berkelompok berdasarkan usia dan level Iqra’nya ada 6 jilid Iqra dari level 1 sampai 6. Setelah level 6 selesai baru anak-anak bisa lanjut ke membaca mushaf Alquran. Saya tak tahu metode mana yang lebih bagus,karena saya baru bisa baca alquran setelah ikut tahsin di Darul Quran, dengan metode As-syafi’i.

Guru Darul Quran

Teungku Rangkang di Garap Muhajir bersama Akbar Rasfanjani –Akbar setelah film ini diputar sudah melekat di namanya Teungku Rangkang, untuk beberapa tahun dia malah tak dipanggil lagi Akbar. Mereka merupakan finalis Aceh Documentary competition 2014 yang bertemakan Soul of Culture.

 

Sekelebat Keseruan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7

 

Saya ke PKA beberapa jam sebelum pembukaan di hari minggu (6/8/2018). Sungguh bahagia rasanya karena belum ramai sekali. Saya masih bebas berkeliling stand di taman Sultanah Safiatuddin. Taman yang sudah diberi nama ratu Aceh di masa kerajaan ini sudah menjadi tempat agenda lima tahunan Aceh ini. Dulu PKA sebelum Tsunami masih digelar hanya di Blang Padang.

PKA tahun ini melakukan ekpansi luar biasa, tidak hanya di Taman Safiatuddin, 14 lokasi disiapkan untuk mengakomodir perhelatan hiburan rakyat 5 tahun sekali ini. Yang saya lihat sementara ada di Mesium Tsunami, Blang Padang, Taman Budaya, Hermes Hotel, Kuburan Kerkof, stadion Lhong Raya, lapangan Tugu, Taman Sari dan banyak lagi yang nanti mungkin bisa pemirsa lihat via Video promosi. PKA Kali ini mengusung tema “Aceh Hebat dengan Adat Budaya Bersyariat”

Hebatnya PKA ini semua kabupaten di Aceh menjadi satu tanggal 5-15 Agustus ini, mereka berkumpul menampilkan karya terbaik mereka baik seni, kuliner, budaya, wisata dan lain-lain yang dianggap perlu ditampilkan. Misalnya semua tarian yang khas daerahnya, semua akan diberikan kesempatan menari di panggung-panggung yang disediakan. Di taman Sulthanah Shafiatuddin ada dua panggung besar di depan dan di belakang yang dinamakan panggung utama.

Saat  tinggal di Banda Aceh, saya setiap kali PKA suka memutar-mutar stand.. eh salah kalimat, suka berkeliling melihat stand, bertanya-tanya pada penjaganya ini apa-ini apa dan ini bagaimana cara kerjanya kalau ada alat-alat yang saya tak tahu. Tapi karena datangnya kali ini kecepatan. Jadi hanya putar-putar dan foto-foto saja, tanpa bertanya apa-apa.

(source)

Di dalam stand yang wajib ada adalah pelaminan. Dari 100 tahun lalu sejak PKA, selalu tampilan stand ada pelaminannya, kalau tak ada pelaminan khas daerah maka stand dinyatakan tidak sah. Selain itu ada peninggalan zaman dahulu dari kabupaten setempat, ini sangat menarik untuk dilihat, dan apabila ada penjaga barang-barang antik ini saya akan berlama-lama mengupas tentang benda ini. Ada pedang di stand Aceh barat, yang bisa dilipat di pinggang dan para pejuang Aceh bisa menusuk penjajah belanda dulu hanya dengan melepas kunciannya saja. Ada juga mata uang Aceh jaman baheola dan barang antik jaman dahulu lain yang saya lupa.

(Source)

Di gedung Arsip dan Perpustakaan  ada workshop menulis cerpen, public speaking, hingga workshop jurnalistik yang akan diisi oleh para praktisi berkompeten di bidangnya, saya menawarkan diri untuk promosi steemit di sini sama bang @rismanrachman, tapi entah jadi. Di Arpus ini juga banyak buku yang bisa dibaca dan dibeli karena tiba-tiba Arpus bekerjasama dengan Gramedia selama PKA-7.

Pameran Kuliner Tradisional Aceh juga terjadi di PKA ada di taman Ratu Shafiatuddin, tapi karena saya kecepatan pergi kesini, saya belum sempat makan apa-apa.

(Source) Why Gajahnya nangis?

Ada beberapa masalah yang terjadi di Sosial media orang beritakan, dari parkir yang mahal, sewa lapak yang mahal, ada mati lampu dan kurang terang saat pembukaan. Maka dari sekelumit masalah itu semoga cepat diperbaiki oleh panitia. Sementara kita mari menikmati selagi bisa, kalau tak mau berdesak-desakan pergilah sekarang, pagi atau siang, atau malam kalau mau lebih banyak orang. Patut kita apresiasi pada dinas terkait yang mau meneruskan program positif ini, bagi daerah yang maksimal dan mempercantik stannya sebaik-baiknya. Kalian luar biasaa! Bagi kabupaten yang stannya hanya dua warna, dan punya masalah dengan para peserta seni yang tidak diantar-jemput, berbenahlah mulai sekarang, kami siap disini untuk dipanggil kapan saja perlu, asal sabtu-minggu.

 

Travel With Me #19: Jelanga Mata ie, Pelopor wisata Islami Pidie Jaya

 

Jika tuan hendak ke Pidie Jaya, ada telaga di tengah perkampungan, tempat bermulanya sebuah sungai. Tempat biasa ibu-ibu mencuci pakaian ini disematkan menjadi nama desa  tersebut. Jelanga Mata Ie. Kecamatan Bandar Dua. masuknya lewat jalan di depan SPBU, berbelok belok beberapa kali, lalu laju kita tiba di sana.

Jadi Tempat Mandi terjernih

Selain Jelanga mata ie di seputaran desa yang subur ini juga terdapat desa. jelanga barat, jelanga timu. Dan jelanga masjid.

Pidie Jaya selain terkenal dengan Adee, boh seumta (Manggis), dan jalan layang  pertama di Aceh,  juga terkenal dengan sumber daya air bersih yang banyak. Yang paling mainstream adalah Batei iliek, sungai dan rujak lezatnya.

Tersembunyi di balik perpohonan yang rindang. Jalan yang sudah diaspal membuat objek wisata potensial tidak susah untuk dijangkau dari kota Ulee Glee. Belum berdirinya kafe-kafe juga menambah kesan natural di mata air ini.

Pusara air ini selalu stabil sepanjang tahun. Air membuncah mengalir menjadi rahmat bagi penanam padi di kampong sekitar aliran sungai ini. Masyakarat menggunakan air yang berlimpah ini untuk mandi, cuci dan you know…

Saat kami datang, banyak anak-anak sedang mandi. Airnya hanya sekitar satu meter sehingga aman untuk mandi. Yang tidak bias berenang maupun yang takut tenggelam dalam penderitaan sepanjang jaman. Ikan yang banyak dan kecil-kecil saja tidak takut berenang disana walaupun sudah tenggelam seluruh badannya.

Untuk yang mau mandi harus memakai pakaian lengkap, tidak boleh bertelanjang dada dan pakailah celana panjang. Selain dilarang membuka aurat, disini juga dilarang mengupat. Hebat kan?

Peraturan-peraturan Islami jelas terpampang di balai istirahat sehabis mandi bagi wisatawan.

Aceh Menonton, Tempat Berkumpul Teranyar Penggiat dan Penonton Film di Aceh

 

Malam minggu tadi (04/08/2018) menjadi malam pertama saya merasakan sensasi menonton bioskop di Aceh. Aula Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) yang berada di seputaran Gampong Mulia.

Para sineas muda malam ini berkumpul baik dari Aceh mapun dari komunitas film luar Aceh, bersama pada malam ini menonton dua film pemenang IKJ atau DKJ saya lupa, yang berjudul Undian dan Oleh-oleh.

Dua film ini mengangkat fenomena sosial masyarakat indonesia, Undian bercerita tentang suami yang suka ikut undian dan istri yang suka mengkredit barang-barang. Sedangkan Oleh-oleh adalah kisah ibu-ibu pengajian yang dimintai oleh-oleh oleh teman sepengajiannya jika saat dia akan menunaikan ibadah Umrah.

Hendri Kemul –baru tahu kalau Kemul itu kepanjangannya Kerupuk Mulieng. Filmakers, Selaku Koodinator Aceh Menonton, lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta berterimakasih kepada kami yang datang dan meminta saran bagaimana acara ini supaya lebih sukses ke depan.

Acara ini rencananya akan digelar setiap malam minggu. Ruangan bioskop mini BPNB malam ini terasa sangat sempit untuk puluhan peserta yang hadir. Acara dimulai oleh Irza Ulya sebagai moderator dan memulai diskusi film dengan bertanya pada penonton bagaimana kelanjutan Aceh Menonton ini, saya pikir awalnya ini merupakan salah satu program Gubernur Irwandi yang semua programnya berawalan dengan kata Aceh, misalnya Aceh Carong, Aceh Teuga dan lain-lain. Tapi ternyata bukan, Aceh Menonton ini adalah ide dari teman-teman komunitas film Aceh, untuk menghidupkan kembali kegiatan penggiat film di Aceh.

Turut hadir Jamaluddin Phonna, sutradara film dokumenter yang memenangi Eagle Award “Garamku Tak Asin Lagi”  turut datang juga ketua Aceh Dokumentary Ayi (lupa nama panjangnya, tapi kayaknya Azhari). Editor film terkenal Amri dan beberapa teman Aceh documentari yang saya sering jumpa tapi lupa namanya.

Beberapa kreator film nasional juga hadir  seperti Anggi Kurniawan (Editor Televisi & Production House Nasional,  Film director dan punya komunitas bernama AKALA Film) dari berbagai komunitas untuk menonton film ini, juga hadir penulis Aceh yang sedang naik daun, Riazul Iqbal dan Hayatullah Pasee.

Kegiatan ini berlangsung dari jam 20.00 sampai 23.00 wib. Berlangsung khidmat saat menonton dan sedikit tertawa-tawa saat diskusi dan kalau ada adegan lucu di film.

“Bagi teman-teman yang punya film atau mau mengadakan nonton bareng, Aceh Menonton siap memberi fasilitas, misalnya ada film kalian yang mau diputarkan, juga boleh kirimkan ke kami” kata Hendri Kemul saat menutup diskusi film.

Dengan adanya pemutaran film ini semoga para sineas muda terus berkarya memproduksi film karena wadah untuk menonton sudah ada di Aceh Menonton.

 

 

15 Fakta Menarik Tentang Kereta Api Aceh

Seiring akan dibangunnya Tol Sigli Banda-Aceh, saya jadi terpanggil untuk menulis jalan menuju Banda Aceh dari Sigli di Jaman dahulu kala, saat nenek kita masih remaja, maka saya tulislah tentang kereta api Aceh di masa jayanya, silahkan dinikmati dengan menu seadanya.

  1. Dibuat  Oleh Para Penjajah Belanda

Jalur kereta api Aceh-Sumatera pertama kali beroperasi untuk rute Koetaradja-Ulee Lheue pada 1876, hanya untuk mobilisasi keperluan militer Belanda. Hingga dibukanya jalur Indrapuri-Lambaro pada 1882 disusul rute Koetaradja-Lamnyong empat tahun kemudian. Baru difungsikan untuk transportasi umum pada 1898 dengan dibangunnya jalur Koetaradja-Seulimum dilanjutkan lintasan Seulimum-Sigli-Lhokseumawe pada 1900. (Makmur Dimila, Safariku.com)

Jembatan Kereta api yang masih sehat di Padang Tiji (Source)
  1. Transportasi Rakyat Jaman Baheola

Setelah merdeka, Kereta api tenaga batu-bara ini menjadi transportasi rakyat, rakyat berpergian dari Medan Ke Kutaraja, dengan beberapa terminal di Lhoksemawe, Bireun, Pidie dan Banda Aceh.

  1. Punya bengkel terbesar di Sumatra

Kota Sigli dulu dikenal saat jaman dahulu karena punya bengkel kereta api terbesar di Sumatera, namanya masih abadi sebagai nama desa seperti Lambusoe (di dalam besi) dan masih ada perkampungan yang namanya Blok Bengkel, itu merupakan tempat perbaikan lokomotif yang rusak pada masa itu.

Stasiun Kereta Api jaman Belanda
  1. Punah Karena Peralihan Bahan Bakar

Saat sedang masa jayanya, ada peralihan bahan bakar kereta api dari batu bara ke minyak bumi, disinilah awal kehancurannya. Kereta api dengan batu bara jalannya lambat, saat peralihan kereta api menjadi diesel yang larinya kencang.  Tanpa perubahan di rel, kereta api banyak kecelakaan dan rusak satu persatu sampai punah.

  1. Cot Masineh

Di Pegunungan Padang Tiji ada sebuah perbukitan yang diberi nama Cot Masineh, menurut warga Padang Tiji, diabadikan nama bukit ini, karena ada masinis yang meninggal di sini akibat kecelakaan kereta Api jaman dulu. Sekarang bekas jalan kereta api ini dijadikan jalan warga untuk ke kebun pisang dan kebun coklat warga sekitar.

  1. Punya sisa peningalan di Padang Tiji- Lamtamot

Sisa-sisa peninggalan kereta api Aceh, masih awet di beberapa tempat, misalnya gedung bengkel masih ada di dekar GOR Pidie di Alun-alun kota. Gedung ini dimanfaatkan warga untuk latihan olahraga karena bentuknya seperti gelanggang olahraga. Anak-anak bermain bola, badminton  dan beladiri didalamnya.

Tower Air Kereta Api, Kalau Haus kereta api, dia minum disini
  1. Lucunya Jika Habis Bahan Bakar

Jenis lokomotif ini berbahan bakar batu bara, jadi perlu selalu panas yang cukup untuk agar supaya bilamana dianya kereta api untuk berjalan, kadang-kadang batu-baranya habis dan para penumpang harus turun dijalan untuk mengumpulkan sabut dan batok kelapa untuk kereta api berjalan lagi.

  1. Sisa Bangunan Masih Bisa Kita Lihat di Pidie

Di Pasar Padang tiji masih ada stasiun kereta api dan gedung tempat pengambilan tiket. Sekarang Rel sudah dipasang sebagai dinding lapangan sepakbola Padang Tiji. Empat jembatan kereta api juga masih kokoh berdiri di Pegunungan, masyarakat menggunakan jembatan ini untuk jalan berkebun. Nama tempatnya tergantung berapa jembatan kita lalui, kali sa (kali pertama) berarti sebuah jembatan sudah di lalui, sampai Kali Peut (Kelipatan empat) berarti sudah empat jembatan kereta api yang sudah kita lalui.

Mantan,, eh bekas bangunan stasiun kereta
  1. Tahun 80an masyarakat Padang Tiji masih memakai rel untuk menurunkan Pisang dari kebun yang berada di pegunungan.

Rel yang masih utuh dipakai warga yang barkebun untuk menurunkan hasil panen mereka dari lahan yang mereka pakai untuk bercocok tanam, misalnya pisang, coklat dan pinang.

fakta lainnya akan dilanjutkan di episode selanjutnya. sumber foto Safariku.com

 

 

MovieReview: Thanos, Sang Pengumpul Batu Giok, Lari ke Tangse

 

Setelah berbulan-bulan menunggu akhirnya Avenger, Infinity Wars hadir versi Bluraynya ke tengah-tengah netizen. Film yang ditunggu-tunggu ini adalah film versi hemat yang kita bisa melihat Avengers, Guardian Of Galaxy, Black Panther dan Dr. Strange hanya dalam satu film. Minus ant-man yang disebut-sebut saja tapi tidak muncul sampai akhir acara.

Karena Superheronya banyak tentu saja penjahatnya harus ditambah lagi. Maka adalah penjahat paling kuat di Galaxy di film hampir sepanjang film India ini yang bernama Thanos. Dia adalah penghancur planet-planet dan suka mengumpulkan batu giok yang berkhasiat. Ada enam batu yang hebat di dunia ini, ada yang bisa mengendalikan waktu, yang dipakai Dr. Strange sekarang, ada yang mengendalikan realitas yang disembunyikan Gamora di planet lupa saya namanya. Dan ada batu di kepala Vision (mind Stone) dan batu bertuah lainnya yang tersebar di galaksi Power stone (yang sudah dimiliki Thanos setelah menaklukkan Zandar), dengan memiliki semua batu itu ditangan, maka akan bisa menguasai dunia dan planet-planet.

(Source)

Di awal film kita akan melihat sambungan film Thor Ragnarok yang kapalnya lagi menuju bumi tapi ditengah jalan, bukan jalan sebenarnya kan gak ada jalan diangkasa? Oh maksud saya ditengah perjalanan dibajak Thanos dan dihancurkan lalu mereka mengambil satu batu yang menjadi andalan di Film Avenger satu yang diberi judul Tesseract (Space Stone), yang memungkinkan orang berkunjung antar planet dengan sekejap.

Lalu batu pertama diambil dan Thanos ke planet lain untuk mencari batu lain. Sedangkan di bumi ada dua batu, Batu gajah dan batu bara… ups maksud saya batu pikiran dan waktu. Avenger yang masih di bumi ada Spiderman, Iron Man, Wakandaman, kapten Amerika, Janda Hitam dan para penggembira seperti Falcon dan War machine, -saya tak lihat hawk eye? Apa dia sudah meninggal?

Situasi menjadi rumit ketika Thanos ke bumi membawa pasukan Venom versi lemahnya, binatang-binatang aneh seperti alien yang menggigit dan berkecepatan tinggi, seperti di film My Hero Academia yang disebut Nomu, yang tak punya pikiran, hanya menyerang apa saja di depannya.

 

Thanos juga ada pasukan inti yang empat orang entah, satu seperti monster setengah kadal, setengah seperti teman Hulk di Ragnarok yang bicaranya lucu, tapi ini kejam dan serius menghajar Avenger, ada cewek bertanduk dan ada Squidward, yang bisa menggerakkan besi-besi disekelilingnya.

(Source)

Maka terjadi perang hebat antara manusia, alien dan Ironman hulk buster yang dikendalikan Banner di perbatasan Wakanda, perang ini membunuh banyak jiwa dan raga dan mengakibatkan Thanos mendapat batu berikutnya.

(Source)

Di film ini juga kita akan melihat senjata dan armor baru superhero kesayangan kita, seperti cara berubah Ironman, Perisai Baru Kapten Amerika dan yang seru adalah armor baru Spiderman yang sudah ada kaki laba-labanya, di versi kartunnya dia sudah disebut Iron Spider, gabungan senjata Iron Man dan kekuatan dia sebagai spiderman. Oh ada yang lebih wah lagi senjatanya, Palu baru Thor.. bukan palu sekarang dia pakai, tapi sudah kapak yang bernama Stormbreaker (penghancur badai?) akibat palu ini Thanos harus lari ke Indonesia, kayaknya duduk di Tangse, di gubuk kayu sambil memandang sawah, setelah lelah dihajar oleh gabungan superhero bumi dan luar angkasa. istirahat disana selama selama setahun sebelum film Infinity Wars 2.

Kalau mau nonton film seru penuh dengan pahlawan super, maka ini layak dinonton seluruh staf ahli dan ahli family. Tak ada adengan cabul disini dan penuh pesan moral filmnya. Ada juga lucu-lucu sedikit.

Maafkan Aku Avengers, Aku Lebih Memilih Kampungku

Bagi orang mungkin berbakti di Gampong setelah kuliah di kota besar adalah mimpi buruk, Pidie sebagai suku perantau, memilih ke luar daerah kalau sudah akil balig. bagi beberapa kalagan,  kalau kita buat hirarki yang sempurna mungkin begini, SD di Gampong (tingkat gampong), SMP di kota kecil (tingkat Kecamatan), SMU di kota besar (tingkat Kabupaten), kuliah di  ibukota/luar negeri dan terakhir mati di luar angkasa. Siklus hidup yang kita jalani memang naik turun pertama kita sekolah di gampong, lalu tidak bisa kuliah karena tidak cukup biaya. Keadaan pada kalimat yang pertamalah yang harus aku jalani sementara, pulang kampong. Harus bergaul dengan sapi-sapi di jalan, kerbau-kerbau yang juga di jalan yang harus kita kepinggir karena mereka baru saja pulang berkubang.

Padi menghijau di sawah, di angkasa elang putih kepala berputar-putar melihat dengan sigap apakah ada ular di pematang sawah, ohh..petani yang tidak bisa computer, tidak tahu twitter dan bukan facebooker. Mereka setelah subuh sudah kesawah tanpa harus mata bengak karena semalaman melihat timeline mantan. Ohh.. petani yang tak tahu komputer, yang tidak pernah memakan pizza, mereka sangat berbahagia.

Di relung-relung irigasi ikan gabus berlari, menghindari ular sawah yang mengejarnya. Ikan krueb, ikan greu, ikan seungkoe, ilis, kepiting dan udang hidup tentram dalam sungai irigasi. Irigasi airnya kini kuning karena sedang musim hujan, anak-anak petani sekarang sudah jarang yang mandi di sungai ini karena mereka tahu airnya tidak baik untuk badan. Orang-orang Gampong bukanlah orang bodoh yang bisa di stir kesana-kemari.

Kuberdiri di atas saluran irigasi dan sadar satu hal: kemiskinan bukan salah pemerintah. Kalau kita bekerja keras, kita akan kayak arena yang keraslah yang bisa bekerja kalau itu sambungannya. Masyaral muslimin dan muslimat, yang sudah kawin maupun belum sunat. Salah pemerintah itu adalah pembangunan peGampongan yang kurang. Saya berdiri disini kesal para petani yang sudah bekerja keras di sawah, harus bekerja keras lagi saat mereka mengangkut hasil sawahnya, mendorong mobil karena jalan ini tidak di aspal, jalan di depan kantor gubernur itu sudah berkali kali di aspal walaupun jalannya tidak rusak padahal yang melintas di situ bukanlah pekerja keras, sungguh berat diskriminasi ini.

Lalu kenapa Aceh barat selatan dan Aceh Lauser Antara ingin merdeka? Ya gara-gara ini; Pembangunan tidak merata, Di pedalaman Takengon orang masih tinggal di rumah-rumah kayu yang kecil bahkan ruko-ruko kota kecil disana masih juga berbahan yang sama. Maju hanya di teriakkan para politisi saat mereka kampanye tanpa menghadirkan bukti setelah mereka terpilih. Cuihh! Kepada para penipu itu.

Kenapa jadi tulisan politik ini? Padahal saya hanya mau mengambarkan kehidupan Gampong saja disini, ini pasti gara-gara spanduk dan baliho wajah-wajah orang di jalan-jalan yang tersenyum Cuma untuk di baliho, dan nanti waktu kita pilih mereka, mereka akan memalingkan wajahnya dari kita, ahh…

Saya malah sudah sangat bersyukur bisa kembali ke Gampong. Bisa menyempurnakan ilmu kita dibagi untuk masyarakat, kalau dikota sudah cukup banyak yang seperti kita, mungkin terliterasi dengan baik secara pemahaman dan pemikiran. Alasan syeikh Ali Jaber meninggalkan Arab Saudi, karena katanya orang disana tak perlu lagi di dakwah, beliau ke Indonesia supaya ilmunya bermanfaat di sini.

Jusuf Kalla di debat kandidat presiden juga saat ditanya kalau kalah bapak kemana, beliau menjawab, saya akan kembali ke kampung saya, menjaga masjid.  Maka, pilihan hudip, itu terserah kamu. Mau berbakti dimana?

Saheba…oh…Saheba..

 

Setelah kedatangan anak baru, suasana kemudian berubah. Bintang sekolah yang dulu diampu oleh Emina, kini ada anak baru yang lebih membuat siswa cowok penasaran, Saheba. Sedikit tentang Emina, yang sudah menjadi seleb sekolah. Dia ya tentu saja cantik, kearab-araban dan sedikit kurang dalam ilmu pengetahuan, sehingga dia mau saja berbicara dengan banyak laki-laki dan menertawakan apa yang mereka bicarakan, humor-humor garing dan sudah kadarluarsa, bahkan tak lucu, bisa membuat Emina tertawa.

Saheba adalah gadis intelektual yang pemilih. Wajahnya kalau kita lihat dari jauh seperti winni the Pooh versi manusia, matanya dan pipinya, hidungnya tetap bentuk hidung manusia, alisnya sama tebal, dan tatapannya serius. Daripada berbicara banyak tak berfaedah ala Emina Saheba memilih diam, jangankan untuk didekati laki-laki, teman sekelas yang cewek saja takut-takut suka (yee-yee galak) mendekati dia. Saat jam istrirahat saja dia aman-aman saja duduk sendiri, sedangkan siswi lain pasti duduk dengan dua, tiga orang teman, kalau tidak mungkin takut disangka tak punya teman, tapi Saheba aman dia dengan sebungkus minuman duduk sendiri memandang kolam di halaman sekolah.

Emina sudah berpacaran dengan seorang kakak kelas yang lumanyan keren, Maun. Walaupun banyak cewek lain yang diganggu oleh Maun, tapi Emina tak peduli, karena dia juga begitu. Aku sebagai murid kelas satu, heran, kenapa aku tidak populer. Apa karena aku tidak suka mandi dulu kesekolah, atau aku tak punya bakat apa-apa.Padahal banyak menurutku, siswi yang baru masuk ini yang keren-keren, tapi kenapa cowok tak ada yang suka. Kenapa trending topiknya Saheba.

Bulan-berganti tahun, belum juga aku mengerti kenapa Saheba jarang mendapat teman, apalagi pacar. Aku saat itu sudah rajin mandi, karena ada peringatan dari pihak kebersihan sekolah, kalau tak mandi di saat masuk sekolah, akan dimandikan dengan air siram tanaman. Aku mendekati  Saheba di kursi kantin dan menyodorkan coklat.

Dia membelalakkan mata ke arahku “Ngapain kamu kesini?” dia memicitkan mata

“maaf saya juga kayak kamu, tak punya kawan” kataku

“Kita beda, kamu tak punya kawan, karena tak ada tak ada yang bisa diandalkan dari kau, aku tak punya teman karena aku sanggup hadapi semua sendiri’

Aku terduduk dan menyerumput teh dingin dalam mug.

“aku selektif dalam memilih kawan, yang bermanfaat dan nyaman, gak kayak kamu, siapa aja kamu kawanin, gak punya prinsip”

Aku menyerumput teh lebih dalam dan sekarang sudah bersuara. Saheba sekarang diam dan masih memandangku tajam, mungkin menunggu kata-kataku.

“a.a.aku tidak pilih kawan-kawan karena aku pikir semua orang dasarnya baik, dan..kalau tak baik sekarang, mungkin dia baik dimasa depan” aku membetulkan duduk dan dengan santai meletakkan tangan diatas meja dan memulai pidato.

“Selama belum 30 tahun, manusia bisa berubah, bisa jadi yang bodoh sekarang menurut mu, akan pintar dikelas selanjutnya nanti, demikian juga yang pintar, bisa jadi bodoh kalau dia tidak terus belajar.”

“Hmm…lalu?” Saheba mulai mendengarkan.

“Kalau kita terlalu banyak memilih teman, maka tak akan ketemu nanti teman sampai kelas tiga yang sempurna, kita harus menerima kekurangan teman-teman kita, karena itu kita berteman untuk memaklumi kekurangan mereka,”

Saheba merampas coklat di meja dan berlalu pergi, tapi dari tatapannya, mungkin dia akan menjadi manusia berbeda besok, mungkin menjadi lebih ramah.

Telor Aceh, Kini Sabtu Minggu Tak Perlu Lagi ke Medan

Prolog

Harga telor kini 2.000 rupiah perbutir. Abdur saat bermain judi dengan temannya, temannya berantam apakah tomat itu buah atau sayuran. akhir dari debat panjang itu, mereka mengambil kesimpulan kalau semua yang ada bijinya itu buah-buahan, termasuk manusia berjenis kelamin pria, digolongkan dalam buah-buahan.

****

Segerombolan oknum tukang becak menunggu penumpang sampai larut malam. Pria kurang berpendidikan ini, sudah bermalam-malam melihat orang gila berjenis kelamin wanita duduk di dekat got pangkalan becak. Akibat ide celaka seorang oknum mereka memandikan dengan sabun wangi orang gila yang naas itu, malam yang gelap dan dinding sumur terminal menjadi saksi aksi bejat oknum tukang becak mengagahi perempuan gila yang tidak waras itu –jelas lah men, orang gila memang tak waras

Source

****

Bisnis lendir marak akhir-akhir ini dan sudah ada yang ditangkap. Yang belum ditangkap masih berkeliaran di kafe-kafe dan ngopi-ngopi bersama calon penggunanya sebelum malam sedikit Jula (larut) aku pikir semua sudah ditangkap, diberi wejangan dan siraman rohani dan para penyedia jasa panti pijat tuna susila itu sudah taubat dan kembali ke jalan yang benar.

Aku lalu terkejut rupanya lebih banyak pasukannya sekarang,  setelah kudengar paparan taksi onlen yang dipancing pertanyaannya oleh Syeikh kami yang bangga kalau namanya disebut, tapi aku gak boleh sebut, nanti ketauan kota mana kejadian ini.

 

Sang Supir berbicara ringkas, padat dan jelas tentang maksiat yang dia lakukan kalau malam ada orderan. Dia bilang awalnya dia akan menjemput Apam online (Ao) di Kafe, lalu tengah malam dia akan mengantarnya ke kosan si Ao. Biasanya hotel yang dituju adalah hotel yang di seputaran kota juga, hotel yang aman pokoknya, yang tak berani digerebek karena backingnya kelompok yang kuat dan berkuasa.

Source

Mungkin penguasa kota kali ini tidak suka menggerebek, penguasa lebih tinggi lagi sudah bertahun-tahun tidak mau menandatangani hukum yang memberatkan para Ao dan penggunanya. Maka masalah sampah masyarakat ini makin bau dan bisa menjadi daya tarik wisata baru, tapi kayaknya tak bisa dong masuk devisa, kan ini illegal, gak ada pajaknya. Kalau pemakai dan yang dipakai bayar pajak, mungkin ke kota C sudah ada kapal penyebrangan baru.

Terlihat di saat ditangkap, korbannya cantik-cantik, dipakaikan topeng hasil tangkapan ke dua, yang pertama jelas wajahnya dan mungkin adek itu sudah jera, karena sudah malu keluarga rupanya dikirim orang tua kuliah, di kota B ini kerjaannya.

Source

Para penegak hukum juga disebut polisi syariah seharusnya sudah memakai alat-alat KPK untuk mengumpulkan bukti prostitusi ini, mungkin sudah bisa sadap telepon mami yang dicurigai menjual anak-anak ini kepada pria hidung belang dan bekerja sama dengan sopir taksi onlen yang membawa dan mengantar ‘pasien’nya ke om-om dan ke rumah kosnya.

Seandainya giat dan atas nama kebenaran, mungkin banyak Ao yang bisa diselamatkan dan dikembalikan ke habitat seharusnya mereka, seiring dengan hedonisme kota yang adek-adek suka mengumbar barang mewah di sosial media, mau uang cepat laki-laki bisa terjerumus ke jual narkoba dan wanita bisa menjadi Ao kalau tak kuat agama.

Kalau tidak ada tindakan cepat dari pemangku hukum, maka ada adik-adik mahasiswi lagi nanti tergoda ingin cepat kaya, karena itu bisnis sangat menguntungkan, barangnya tak habis-habis. Tak perlu banyak modal dan sewa toko untuk berjualan.

Maka perlu tindakan keras bagi para pelaku, saya hanya bisa memberitahu, untuk kebenaran birdnews (kabar burung) ini, bapak-ibu pembaca perlu mencari sama siapa saja yang tahu tentang perkara penyakit masyarakat ini.

Movie Review: DeadPool 2, Latihan Jadi X-Men

 

Film superhero (atau dia anti-hero?) yang  menjijikkan dan banyak bicara kembali dirilis sekuelnya, Deadpool kini punya banyak teman yang mempunyai kekuatan super di film terbarunya ini. Kita akan berkenalan dengan Domino kekuatannya hanya beruntung, Vanisher mampir sebentar diperankan Brad Pit, Cable – Josh Brolin pemeran Thanos dan disini dia kuat juga sniper dari masa depan dan kuat pokoknya badanya setengah metal juga, Firefist- yang mau dibunuh Cable dia bisa mengeluarkan api dari tangannya, Colossus – pria berbadan metal dan berbicara bahasa inggris dengan aksen Rusia yang sangat kental, Negasonic Teenage Warhead –cewek tomboy yang kuat, lupa kekkuatannya apa, Juggernaut –ini sepertinya makluk yang paling besar di penjara mutan, kekuatannya seperti Hulk.

 

(Source)

Dalam satu jam lebih kita akan dibuat tertawa dengan dengan humor-humor sarkasme dan mengejek artis, film marvel, film superhero dan mengejek DC kadang-kadang. Ya berkisah tentang Deadpool yang sudah seperti superman yang memberantas kejahatan antar benua, dan keluarganya dibunuh mafia. Lalu dia merasa hampa dan diambil oleh collosus untuk direkrut jadi X-men, masalahnya datang ketika seorang mutan kuat remaja Firefist ingin membunuh dokter yang menyiksanya.

Saat dokter ingin diselamatkan, rupanya dokter ini kerjasama sama DMC (mungkin seperti polisi yang menangkap semua mutan jahat) dan deadpool dan firefist ditangkap, lalu masuk ke penjara mutan, ketemu mutan lain, Cable datang merusak penjara, lalu dia kabur dan serangkaian aksi film hollywood biasa, seperti kejar-kejaran mobil, tembak-tembakan, peluru habis lalu berantam tangan kosong, ya begitu-begitu lah.

Ini Juggernaut, seperti Hulk tapi jahat (source)

Film ini tidak membosankan. Melihat superhero-superhero yang baru dengan kekuatan berbeda dan ceritanya walau biasa tapi sedikit berbeda. Ada pintu-pintu dimana akan ada sambungannya. Mungkin akan digabung film X-Men sama Deadpool nanti di film ketiga. Mengingat disini Deadpool direhab mentalnya di sekolah X-men, juga nampak sekilas profesor X dengan storm dan yang cepat itu dan kawan-kawan lain, sesama X-men.

Deadpool dikabarkan akan ditemani anaknya Wolverine di film selanjutnya. Dan isu lebih parah lagi kalau superhero marvel akan digabung semuanya untuk melawan Thanos. Bayangkan Guardian of Galaxy, Avengers dan  X-Men  dalam satu film, harus ditambah durasi kayaknya.

Film Deadpool kali ini lebih banyak adegan putus tangan dan putus badan, tak cocok selamanya Deadpool ini dinonton anak-anak –walaupun aksi alat terbaru dan canggih Cable itu wah sekali. Bapaknya anak-anak atau yang belum ada anak-anak juga harus beberapa kali mual saat adegan-adengan yang menjijikkan. Jadi tak cocok menonton humor jorok Ryan Renold ini saat makan. Sudah demikian saja, selamat menyaksikan sambil menunggu Avenger Infinity Wars yang akan bluray beberapa hari lagi.